Postingan

Kembali

            Langkah kaki memijakkan ke sebuah gedung bergaya Eropa dengan pilar-pilar besar menumpu gedung, warna biru laut yang menjadi pakaian gedung tersebut, serta jendela-jendela kayu berwarna putih seakan-akan membawanya ke masa lalu. Gedung yang menjadi sekolahnya pada suatu masa meninggalkan kenangan sebab bentuknya tak berubah sejak dirinya lulus dari tempat ini.             Tujuan pertama ketika kakinya menapak sekolah ini adalah ruang musik yang selalu ia gunakan untuk melarikan diri dari kerumunan para gadis yang sibuk berkumpul di bangkunya karena selalu mencari perhatian. Dengusan kasar mendadak keluar darinya ketika mengingat masa-masa itu benar-benar menyebalkan, namun sedikit membuat rindu. Sedikit , sayangnya. Sesekali ia merindukan masa-masa sekolah menengah atas di sekolah elit ini. Berawal dari keinginan orangtuanya untuk melanjutkan sekolah ke luar n...

Ludus

Manusia tak pernah puas. Mereka terus melakukan apa yang mereka mau dan sekali lagi, tak pernah puas . Hal itu terus dilakukan demi kepuasan semata, begitulah permainan cinta kedua insan yang dimainkan sepihak. Menarik ulur hati, jatuh, bangkit namun tak pernah rapuh.  . . . L u d u s (n.) Playful Love . . .   Level 0 - Begin